Flowchart Beli · Jual · Hold + Maintenance – ProfitWise
📘 ProfitWise · FCDS-T Method

Beli · Jual · Hold
& Maintenance Saham

Panduan lengkap berdasarkan E-Book ProfitWise

🛒

KAPAN BELI?

3 kondisi wajib terpenuhi sebelum klik tombol beli

🔍
Syarat #1 — Fundamental Bagus
Lewati Stock Screener + cek 3 parameter laporan keuangan
Equity tumbuh ✅ EPS tumbuh ✅ Revenue tumbuh ✅
📊
Syarat #2 — Valuasi Murah (FCDS-T)
Jalankan Metode FCDS-T, pastikan hasilnya:
Margin of Safety > 30–50% Potensi G&L positif & besar CAGR positif & konsisten Dividend Yield stabil
📈
Syarat #3 — Konfirmasi Teknikal (Opsional +T)
Cek chart untuk timing masuk yang lebih baik:
IHSG & market dalam kondisi normal / mulai stabil Harga dekat support / bounce dari bottom Volume tidak ada distribusi besar
💼
Strategi Beli — Cicil Bertahap (Average In)
Jangan all-in sekaligus. Alokasikan sesuai tipe saham:
Tipe Saham Alokasi Max Contoh
🔵 Core (Blue Chip) hingga 40% BBRI, BMRI, BBCA
🟢 Growth 10–30% Sedang berkembang
🟡 Speculation 5–10% Small cap, hidden gem
🤝

KAPAN HOLD / AVERAGE DOWN?

Saham turun belum tentu harus dijual — cek kondisinya

Harga saham
sedang turun?
✅ Ya, tapi…
Cek Fundamental Dulu!
Apakah laporan keuangan kuartalan terbaru masih oke?
Market Crash
Bukan Salah Perusahaan
IHSG turun karena faktor makro/global → sabar, justru ini momen beli lebih murah
jika fundamental masih bagus
⬇️
HOLD + Average Down — Tambah Beli
Harga turun = MoS makin besar = saham makin murah dari nilai wajarnya. Selama fundamental tidak berubah, ini adalah PELUANG, bukan ancaman.
Fundamental masih tumbuh ✅ → Average Down Harga masih di atas 52W Low → Hold tenang Harga mendekati 52W Low → Akumulasi agresif
⚠️ Batas: Jika harga tembus & bertahan di bawah 52W Low → STOP average down, evaluasi ulang fundamental dahulu
💰

KAPAN JUAL?

Ada 3 kondisi wajib yang memicu keputusan jual

🔴
Alasan Jual #1 — Trailing Stop (TS) Tercapai
Ini rules paling disiplin. Harga turun dari Highest Price melebihi threshold TS.
Tipe SahamTrailing StopCara Jual
🔵 Core (Blue Chip)20–25%Jual 25–50% saja (sisanya hold)
🟢 Growth30%Jual semua
🟡 Speculation40%Jual semua
🚀 Sudah 10x (Bagger)Turunkan ke 10–15%Jual semua saat kena
📌 Rumus TS: Harga TS = Highest Price × (1 - % TS)
Contoh Core: Highest Price 5.100, TS 25% → Jual di 3.825
atau
📉
Alasan Jual #2 — Fundamental Memburuk
Laporan keuangan kuartalan menunjukkan penurunan signifikan:
Equity / EPS / Revenue turun drastis Future Value & MoS sudah tidak layak Kinerja buruk 2+ kuartal berturut-turut
Ini sinyal paling penting. Kalau bisnis sudah jelek, untuk apa uang kita simpan di sana?
atau
⚖️
Alasan Jual #3 — Alokasi Melebihi Batas Risiko
Saham yang kita hold naik terus hingga alokasinya melebihi batas yang sudah ditetapkan.
Core sudah > 40% porto → Take Profit sebagian Speculation sudah jauh di atas 10% → Ambil profit
Hasil TP bisa dialokasikan ke saham lain atau disimpan sebagai dry powder (cash cadangan).
💡
Tips Eksekusi Jual yang Lebih Presisi
Setelah TS atau fundamental memburuk, tambahkan analisis teknikal untuk cari titik jual terbaik:
Cari resistance terdekat di chart Amati pola price action (double top, breakdown, dsb) Jual saat volume naik ke arah turun
📅

MAINTENANCE BULANAN

Cukup 1–2 jam · Weekend pertama setelah akhir bulan

⏱ Waktu: 1–2 Jam
Lakukan di akhir setiap bulan
  • 1
    Update Closing Price Bulanan
    Catat harga penutupan saham di akhir bulan untuk semua saham yang dipegang. Ini adalah data utama untuk tracking Trailing Stop.
  • 2
    Update Highest Price (Jika Ada Rekor Baru)
    Jika Closing Price bulan ini lebih tinggi dari Highest Price sebelumnya → update Highest Price ke angka baru. Jika tidak ada rekor baru → tidak perlu diubah.
    Contoh: Highest Price lama 5.000 → bulan ini tutup di 5.200 → update ke 5.200
  • 3
    Hitung & Cek Harga Trailing Stop
    Hitung ulang threshold TS dari Highest Price terbaru. Bandingkan dengan Closing Price bulan ini.
    🚨 Jika Closing Price < Harga TS → JUAL sesuai rules (jangan tunda, jangan pakai emosi)
  • 4
    Cek Watchlist — Apakah Ada Peluang Beli Baru?
    Jika ada saham di watchlist yang koreksi dan harganya menarik (MoS membesar) → bisa cicil tambah posisi atau buka posisi baru.
    ✅ Juga cek: apakah ada modal dari TS / TP yang bisa dialokasikan ulang?
  • 5
    Cari Kandidat Saham Baru (Stock Screener) — Opsional
    Gunakan Stock Screener (Yahoo Finance, Stockbit, dll) untuk menemukan emiten potensial baru. Masukkan ke watchlist untuk dianalisis lebih dalam saat kuartalan.
🗓

MAINTENANCE KUARTALAN

4× setahun · Setiap laporan keuangan rilis (Q1/Q2/Q3/Q4)

⏱ Waktu: 4–10 Jam / Kuartal
Total setahun hanya ~40–88 jam kerja
  • 1
    Ambil Data Laporan Keuangan Terbaru
    Download laporan keuangan kuartalan dari IDX.co.id untuk semua saham yang dipegang. Setahunkan data kuartalan untuk estimasi lebih konservatif.
    📌 Gunakan pendekatan Annualized (bukan TTM) — lebih konservatif = lebih aman
  • 2
    Update Template FCDS-T
    Masukkan data baru ke template Excel FCDS-T. Hitung ulang semua komponen:
    F — Future Value baru C — CAGR terbaru D — Dividend Yield terbaru S — Safety Margin terbaru T — Cek chart teknikal
  • 3
    Evaluasi: Apakah Fundamental Masih Sehat?
    Bandingkan hasil kuartal ini dengan kuartal sebelumnya. Tentukan status saham:
    Masih tumbuh konsisten → HOLD / Tambah posisi Stagnan tapi tidak buruk → HOLD, pantau kuartal depan Turun signifikan 2+ kuartal → Pertimbangkan JUAL
  • 4
    Re-adjust: Update Future Value & Target Harga
    Sesuaikan target harga per tahun (misal: target 2025, 2026, 2027, dst.) berdasarkan data kuartal terbaru. Ini menjadi panduan kapan saham sudah "mahal" dan saatnya mulai TP.
    Jika harga saat ini sudah melewati target tahun berjalan → evaluasi apakah perlu mulai TP sebagian
  • 5
    Analisis Kandidat Saham Baru dari Watchlist
    Ambil kandidat dari watchlist bulanan yang belum dianalisis mendalam. Jalankan FCDS-T lengkap untuk semua kandidat. Putuskan: masuk porto, tetap watchlist, atau buang.
    💡 Jika IHSG sedang di puncak dan tidak ada saham murah → Do Nothing! Itu juga keputusan valid.
  • 6
    Re-cek Alokasi Portofolio
    Pastikan tidak ada saham yang alokasinya melebihi batas yang ditetapkan akibat kenaikan harga. Rebalance jika perlu.
    Core > 40% → Pertimbangkan TP sebagian Speculation > 10% → Ambil sebagian profit
🗺

RINGKASAN SIKLUS KERJA INVESTOR

Berapa banyak waktu yang benar-benar dibutuhkan?

📅 Bulanan (12×/tahun)
Update Closing Price
Update Highest Price
Cek Trailing Stop
Cek peluang beli baru
Stock Screener (opsional)
~1–2 jam × 12 = 24 jam/tahun
🗓 Kuartalan (4×/tahun)
Ambil laporan keuangan
Update template FCDS-T
Evaluasi fundamental
Re-adjust target harga
Analisis watchlist baru
Re-cek alokasi porto
~4–10 jam × 4 = 40 jam/tahun
📊 Total Setahun
~64–88 Jam
untuk hasil investasi
seumur hidup 🎯
= ~1.5 jam/minggu
Jauh lebih sedikit dari
trading harian!
🏆 Investasi yang Membosankan = Investasi yang Benar
Tidak perlu pantau tiap hari · Tidak perlu ikut noise & pom-pom
Beli perusahaan bagus · Harga murah · Tunggu pasar menyadarinya · Let the Profit Run
Hold minimal 3–5 tahun Trailing Stop sebagai penjaga emosi DYOR — Do Your Own Research